Cara Berziarah Kubur Sesuai Dengan Tuntunan Nabi

MediaMuslim.InfoAgar terhindar dari berbagai penyimpangan ketika melakukan ziarah kubur baik sekedar mengikuti apa yang menjadi kemauan sendiri atau sesuatu yang sudah menjadi tradisi tanpa sadar telah melanggar nilai-nilai dan rambu-rambu syari’at Islam, maka kita seorang muslim harus memperhatikan tata cara berziarah kubur yang sesuai syariat Islam yaitu yang dituntunkan langsung oleh Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam.

Di antara yang perlu diperhatikan dalam ziarah kubur adalah:

Ketika masuk, sunnah menyampaikan salam kepada mereka yang telah meninggal dunia. Rasululloh Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam mengajarkan kepada para sahabat agar ketika masuk kuburan membaca, yang artinya: “Semoga keselamatan dicurahkan atasmu wahai para penghuni kubur, dari orang-orang yang beriman dan orang-orang Islam. Dan kami, jika Alloh menghendaki, akan menyusulmu. Aku memohon kepada Alloh agar memberikan keselamatan kepada kami dan kamu sekalian (dari siksa).” (HR: Muslim)

Tidak duduk di atas kuburan, serta tidak menginjaknya Berdasarkan sabda Rasululloh Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam, yang artinya: “Janganlah kalian shalat (memohon) kepada kuburan, dan janganlah kalian duduk di atasnya.” (HR: Muslim)

Tidak melakukan thawaf sekeliling kuburan dengan niat untuk ber-taqarrub (ibadah). Karena thawaf hanyalah dilakukan di sekeliling Ka’bah. Alloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman, yang artinya: “Dan hendaklah mereka melakukan tha’waf sekeliling rumah yang tua itu (Baitullah, Ka’bah).” (QS: AI-Hajj: 29)

Tidak membaca Al-Qur’an di kuburan. Rasululloh Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, yang artinya: “Janganlah menjadikan rumah kalian sebagai kuburan. Sesung-guhnya setan berlari dari rumah yang dibacakan di dalamnya surat Al-Baqarah.” (HR: Muslim)

Hadits di atas mengisyaratkan bahwa kuburan bukanlah tempat membaca Al-Qur’an. Berbeda halnya dengan rumah. Adapun hadits-hadits tentang membaca Al-Qur’an di kuburan adalah tidak shahih.

Tidak boleh memohon pertolongan dan bantuan kepada mayit, meskipun dia seorang nabi atau wali, sebab itu termasuk syirik besar. Alloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman, yang artinya: “Dan janganlah kamu menyembah apa yang tidak memberi manfaat dan tidak (pula) memberi mudharat kepadamu selain Allah, sebab jika kamu berbuat (yang demikian) itu, maka sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk orang-orang yang zhalim.” (QS: Yunus: l06) Zhalim dalam ayat ini berarti musyrik.

Tidak meletakkan karangan bunga atau menaburkannya di atas kuburan mayit. Karena hal itu menyerupai perbuatan orang-orang Nasrani, serta membuang-buang harta dengan tiada guna. Seandainya saja uang yang dibelanjakan untuk membeli karangan bunga itu disedekahkan kepada orang-orang fakir miskin dengan niat untuk si mayit, niscaya akan bermanfaat untuknya dan untuk orang-orang fakir miskin yang justru sangat membutuhkan uluran bantuan tersebut.”

Dilarang membangun di atas kuburan atau menulis sesuatu dari Al-Qur’an atau syair di atasnya. Sebab hal itu dilarang, “Beliau Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam melarang mengapur kuburan dan membangun di atas-nya.”

Cukup meletakkan sebuah batu setinggi satu jengkal, untuk menandai kuburan. Dan itu sebagaimana yang dilakukan Rasululloh Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam ketika meletakkan sebuah batu di atas kubur Utsman bin Mazh’un, lantas beliau bersabda, yang artinya: “Aku memberikan tanda di atas kubur saudaraku.” (HR: Abu Daud, dengan sanad hasan).

(Sumber Rujukan: AL FIRQOTUN NAAJIYAH)

16 comments so far

  1. xwoman on

    Salah satu adabnya yaitu tidak boleh membaca Al-quran, berarti tidak boleh juga membaca surat Yassin ??

    • mrfrenzy31 on

      Yg gak diperbolehkan itu baca Al Qur’an, jd menurut aa baca surah Yaasin itu boleh aja yg penting jangan pake Al Qur’an (boleh pake juz ama dsb).

      • nizhaambiq on

        Blajar ngaji lagi deh sebelum nulis sesuatu yang bakal di baca banyak orang..

  2. Heri Setiawan on

    Bagaimana dengan menuliskan nama pada penanda kubur supaya peziarah “sang pemilik” ruang kubur..?

    • mrfrenzy31 on

      Sebatas tulis nama sih boleh, kita kan niatnya sebagai tanda agar tidak ketuker. Yg nggak boleh itu bikin pantun, syair, sajak dan sebagainya, apalagi pake spanduk demo…..

  3. . lalu bagaimana dengan membaca surat yassin ?????
    . sya prnah baca ,, di salah satu buku ttg tata cara ziara kubur ,, dengan menaburkan bunga d atas kburan , maka insya allah ,, allah akan meringankan siksa penghuni kubur sampai layu bunga itu .. apa benar ??? mohonn d blaz ya

    • mrfrenzy31 on

      Baca surah Yaasin? Menurutku boleh aja selama tidak dibaca dari Al Qur’an. Tabur bunga? Kalo gak salah denger, do’a kita yg akan terus mengalir sampai bunga itu layu.

  4. Hermayadi Free on

    llllllll

  5. mrfrenzy31 on

    Sebatas tulis nama sih boleh, kita kan niatnya sbg tanda aja biar nggak ketuker. Yg gak boleh itu bikin pantun, syair, sajak dan sebagainya, apalagi pake spanduk demo….

  6. Zon Jay on

    doa apa aja tg d anjurkan nabi ketika ziarah kubur..??

  7. Ahmad Dumyati on

    Tolong dong bacaan do’a nya …!
    Soalnya saya kalo mau ziarah bingung..

  8. Sfuadi Sunheart on

    maaf bkan,ya gmana,,?
    rasa,nya kurang pas d hati,,
    masalah d larang membaca alqur’an kubur,,
    coba mana hadist sohihnya,,+sanadnya,,,,,
    mnurut,q sama aja bos baca surat yasin dr ALQUR’AN /dr buku trpisah,,
    smua itu sama2 afirman ALLOH,,
    pjlasan,a rasa.a janggal,,,

  9. Arif Smile on

    untuk penaburan bunga ditas makam, saya kurang jelas soalnya saya pernah membaca sebuah hadis yang intinya Rasulullah pernah menaruh pelepah kurma pada makam seseorang seraya bersabda: “Allah akan mengurangi siksa penghuni kubur ini sampai pelepajh kurma ini menjadi kering”

    maaf jika ada yag salah dalam haditsnya soalnya itu hanya ingatanq saja.

  10. Anshor Iniesta on

    “Janganlah menjadikan rumah kalian sebagai kuburan. Sesung-guhnya setan berlari dari rumah yang dibacakan di dalamnya surat Al-Baqarah.” (HR: Muslim) hdis diatas mengibaratkan orang yang tidak pernah baca al-qur’an di rumah nya di ibaratkan rumahnya nya itu seperti kuburan,,, bukannya g’k boleh baca al-qur’an di dekat kuburan,,,,, tlong jelaskan pendapat anda atau penjelasan anda tentang larangan tersebut,,, saya ucapkan terlebih dahulu trimakasih juga artikel nya,, dan saya jga minta penjlasan di atas juga,,,,

  11. Mutia Mardani on

    Ass,,
    lebih baik menabur bunga dulu dimakam,,?
    atau membaca surah yasin terlebih dahulu baru dilanjukan dengan menabur bunga?
    mohon penjelasannya
    terima kasih

  12. arianto (@suk_ari) on

    semua tergantung keyakinan asal iklas karna allah


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Pos-pos Terakhir

  • Komentar Terakhir

    Madrasah Aliyah Keju… on Dimanakah Hati Kita Berla…
    arianto (@suk_ari) on Cara Berziarah Kubur Sesuai De…
    nizhaambiq on Cara Berziarah Kubur Sesuai De…
    Mutia Mardani on Cara Berziarah Kubur Sesuai De…
    may(a) (angg)raeni (… on Feminisme Radikal, Sebuah Keba…
  • Blog Stats

  • Serba Serbi Tautan


    Susu Kambing Halal
    Tutorial CMS
    MedicRoom
    Food & Drink
    Dede TD
    Global Mediator
    Business And Trade
    KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
    Religion Blogs - Blog Top Sites
    My Popularity (by popuri.us)
  • RSS Info Sehat

  • Arsip

  • Ikuti

    Get every new post delivered to your Inbox.

    %d bloggers like this: