Hati-Hati !!! Syirik Beragam Bentuknya

MediaMuslim.InfoSyirik merupakan fenomena yang terjadi sekarang ini banyak sekali saudara kita yang terjerumus ke dalam perbuatan syirik ini, baik secara sengaja maupun secara tidak sengaja, baik itu disadari maupun tidak disadari. Bahkan terdapat sebagian pengajian “Islam”  yang melakukan ritual-ritual syirik.

Syirik adalah dosa besar yang paling besar di dunia ini, karena syirik itu berarti membuat sesembahan tandingan selain Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Syirik berarti tidak mempercayai ke Uluhiyyahan Allah SWT, yang seharusnya hanya kepada Allah SWT sajalah kita beribadah dan hanya kepada Allah SWT saja kita meminta pertolongan.
Syirik oleh sebagian ulama kita ada yang membaginya menjadi dua dan sebagian menjadi tiga tetapi tidak ada pertentangan di antara mereka tentang syirik ini. Syirik yang pertama adalah Syirik Akbar (besar) dan yang kedua adalah syirik Ashghar (kecil) dan ada ulama yang membagi menjadi tiga ialah dengan menambahkan Syirik Khofi(samar), akan tetapi syirik khofi ini juga sudah termasuk di dalam syrik yang kedua yaitu Syirik Ashghar, jadi tidak ada pertentangan di antara para ulama.

Syirik Akbar adalah syirik yang menjadikan sesuatu sebagai tandingan bagi Allah dan atau beribadah kepada selainnya, baik itu berupa pohon maupun matahari, bulan atapun ang lainnya. Dan akibat dari syirik akbar ini ialah akan menghapuskan pahala amalannya dan pelakunya jika belum bertobat sebelum maut menjemput dapat mengakibatkan kekalnya di dalam Neraka. Seperti yang difirmankan Allah SWT di dalam QS Al-An”am 88, At-Taubah 17, An-Nisa” 48,,116,Luqman 13, dan masih banyak lagi ayat di dalam Al Quran Al Karim yang menjelaskan bahayanya melakukan perbuatan syirik.

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam pernah bersabda kepada para sahabat yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim di dalam Kitab Shahihnya, yang sabda Rasul Shallallahu ‘alaihi wa sallam,Maukah kalian aku beritahukan apa kabair yan paling besar.beliau mengulang tiga kali. Para sahabat menjawab ,Tentu,wahai Rasulallah. Lalu Rasulullah bersabda,Yaitu menyekutukan Allah dan durhaka kepada kedua orang tua. Saat itu beliau bersandar lalu duduk dan melanjutkan juga kesaksian palsu,kesaksian palsu. Begitu Rasulullah mengulang-ulang sampai-sampai kami mengatakan,Andai beliau menghentikannya. ”( HR. Bukhari dan Muslim )

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda ,Jauhilah tujuh perkara yang memusnahkan. Beliau menyebutkan dan diantaranya adalah syirik. Didalam riwayat yang lainnya lagi Beliau juga bersabda,  Barangsiapa mengganti agamanya(murtad) bunuhlah ia. (HR Ahmad dan Bukhari).

Dosa syirik ini masih bisa diampuni oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala jika pelakunya benar-benar bertobat dan berusaha tidak mengulangnya lagi. Allahu a”lam.

Syirik Ashghar (kecil) merupakan tindakan yang sudah jelas jelas disebutkan dalam nash-nash Al-Qur”an dan sunnah sebagai syirik, tetapi tidak termasuk jenis syirik besar. Contohnya adalah Riya” (ingin dilihat orang) dalam beramal, bersumpah tidak dengan nama Allah dan lain sebagainya.Allah Subhanahu Wa ta’ala berfirman :
Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Rabnya maka hendaklah ia mengerjakan amal yang shalih dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Rabbnya (QS Al-Kahfi 110).

Maksud dari ”janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Rabbnya” hendaknya tidak menyertakan riya” bersama amalnya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Jauhilah syirik kecil!” mereka bertanya,Wahai Rasulallah, apakah syirik kecil itu? Beliau menjawab,Yaitu riya. Pada hari pembalasan untuk segala yang dikerjakan oleh manusia Allah berkata,”Pergilah kepada orang-orang yang kalian ingin mereka melihat amal-amal kalian. Lalu lihatlah! Adakah pahala yang disediakannya? (HR. Imam Ahmad, al-Baihaqi, at-Thabarani, at-Tirmizi, dan Muslim dengan lafaz yang berbeda-beda).

Didalam riwayat yang lainnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Barangsiapa berlaku riya” Allah akan memperlihatkan keburukannya. Dan barang siapa berlaku sum”ah (ingin didengar) Allah akan memperdengarkan aibnya. (HR Bukhari-Muslim. Lafaz di atas adalah riwayat al-Mundziri dalam kitab Targhib.)
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman Dan kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu kami jadikan amalan mereka itu bagaikan debu yang beterbangan.

Maksudnya amal-amal yang dikerjakan untuk mengharapkan wajah Allah, Allah membatalkan pahalanya serta menjadikannya bagai debu yang beterbangan yaitu debu yang dapat dilihat dari sebuah celah dimana cahaya matahari masuk melaluinya.

”Adiy bin Hatim at Tha”iy meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw bersabda,
Pada hari kiamat nanti, beberapa golongan akan diperintahkan menuju surga. Ketika mereka telah dekat darinya, mencium keharumannya, menyaksikan istana-istananya, serta apa saja yang dijanjikan oleh Allah bagi penghuninya, terdengar seruan,”jauhkanlah mereka darinya! Sesungguhnya mereka tidak mendapatkan sesuatupun dari segala yang ada di sana!” Maka merekapun kembali dengan segala kerugian dan penyesalan. Belum pernah ada orang yang kembali dengan kerugian dan penyesalan yang melebihi mereka.
Mereka pun berkata ” Duh Rabb kami, andai saja engkau masukkan kami ke dalam neraka sebelum Engkau perlihatkan kepada kami pahala yang Engkau janjikan bagi para waliMu. Niscaya neraka itu terasa lebih ringan bagi kami.” Allah Ta”ala menjawab ”Justru itulah yang aku kehendaki bagi kalian! Dulu dalam kesendirian kalian sengaja melakukan dosa-dosa besar dihadapanku. Adapun jika bertemu dengan orang-orang kalian menampakkan diri sebagai orang-orang yang berbakti. Kalian memperlihatkan amal kepada mereka berbeda dengan yang kalian persembahkan kepadaKu dari hati kalian. Kalian menyegani orang-orang dan tidak kepadaKu. Kalian memuliakan mereka dan tidak memuliakanKu. Kalian meninggalkan dosa-dosa besar karena manusia dan bukan karena Aku. Maka hari ini Aku timpakan kepada kalian siksaanKu yang terpedih dan Aku haramkan atas kalian limpahan pahala dariKu.
(HR Thabraniy, Abu Nu”aim, Baihay, dan lainnya.Menurut Ibnu al Jauzy hadist ini termasuk hadist palsu, tetapi imam as-Suyuthi menentangnya. Allahu A”lam).

Syirik kecil ini tidak menyebabkan seseorang keluar dari islam serta tidak memastikan kekalnya seseorang di dalam Neraka, tetapi menghilangkan kesempurnaan tauhid yang semestinya.

Syirik Khofi merupakan perbuatan syirik yang samar akan tetapi kita harus berhati-hati terhadap prilaku kita jangan sampai terjerumus ke dalam syirik khofi ini. Syirik khofi bisa masuk ke dalam kedua jenis syirik tadi, bisa saja termasuk syirik besar seperti syiriknya orang-orang munafik

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Pos-pos Terbaru

  • Komentar Terbaru

    Siwak Indonesia (@Si… di Keutamaan Bersiwak
    cara ziarah kubur se… di Cara Berziarah Kubur Sesuai De…
    Madrasah Aliyah Keju… di Dimanakah Hati Kita Berla…
    arianto (@suk_ari) di Cara Berziarah Kubur Sesuai De…
    nizhaambiq di Cara Berziarah Kubur Sesuai De…
  • Blog Stats

  • Serba Serbi Tautan


    Susu Kambing Halal
    Tutorial CMS
    MedicRoom
    Food & Drink
    Dede TD
    Global Mediator
    Business And Trade
    KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
    Religion Blogs - Blog Top Sites
    My Popularity (by popuri.us)
  • RSS Info Sehat

  • Arsip

  • %d blogger menyukai ini: