Peristiwa-Peristiwa yang Menimpa Umat

MediaMuslim.InfoPeristiwa-peristiwa besar yang menimpa umat adalah salah satu hal yang dapat membangkitkan kemauan dan membangunkan tekad; karena kejadian-kejadian tersebut tak ubahnya sebagai bel peringatan dan genderang bahaya yang memberitahukan kehancuran umat tersebut. Jika umat menyadari kelemahan, kehinaan dan cengkraman musuhnya, maka mereka mulai berpikir dengan benar dan bekerja dengan bersungguh-sungguh untuk dapat menyingkirkan musuh dan dapat mengembalikan harga diri dan kemuliannya.

Jika kita membuka lembaran-lembaran sejarah umat periode yang lampau, kita temukan bahwa kejadian-kejadian yang menimpa umat mampu menjadi faktor terbesar untuk menbangkitkan kemauan dan membangunkan semangat. Para ulama mengatakan bahwa sejarah adalah tentaranya Alloh ‘Azza wa Jalla  di muka bumi. Tidak ada menusia yang mampu melawan sejarah. Oleh sebab itu orang-orang kafir dari kalangan orientalis maupun ahli kitab (Yahudi dan Nasrani) berusaha menjauhkan umat Islam dari sejarah. Mereka berusaha menyibukkan kaum Muslimin dengan perkara-perkara yang sia-sia, menjejali mereka dengan sejarah peradapan lain yang telah dimodifikasi (baca diotak-atik), misalnya revolusi industri, perang dunia I dan II, perang eropa, perjalanan penjajahan orientalis, sosialis, dan pereadapan-peradapan syirik kuno seperti peradapan sungai Indus, peradapan Mesopotamia, peradapan Yunani, dengan pura-pura menutup mata dan tanpa sedikitpun menyebut peradapan Islam. Kalaupun mengungkapkan sejarah Islam pasti berdasarkan sumber yang tidak valid dan kebohongan yang umumnya mendiskriditkan Islam. Sehingga umat Islam benci dan malu untuk belajar sejarah Islam.

Berapa banyak sejarah yang tidak kita ketahui? Berapa banyak jumlah perang yang pernah dilakukan oleh Rasululloh ShalAllohu ‘alaihi wa sallam? Kapan Rasululloh ShalAllohu ‘alaihi wa sallam hijrah, kapan ‘fathul makkah’? Kapan Shalahuddin Al-Ayubi memenangkan perang salib (orang-orang Yahudi dalam suatu konferensi pemting umat Yahudi membahas apa penyebab umat Islam dibawah pimpinan Shalahuddin Al-Ayubi mampu memukul mundur tentara salib, ternyata mereka sampai pada kesimpulam bahwa penyebabnya adalah kaum Muslimin pada saat itu dekat dengan Al-Quran, sehingga untuk mengalahkan kaum Muslimin ialah dengan menjauhkan mereka dari Al-Quran)? Kita malah hafal perang yang dilakukan Napoleon Bonarpate, jumlahnya, dengan siapa saja, padahal itu perkara yang sia-sia dan tidak mengapa kalau tidak diketahui.

Betapa banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari sejarah peradapan Islam, namun sayang umat Islam sekarang ini memiliki semangat yang rendah untuk mempelajari sejarahnya. Bahkan hal ini terjadi pada para aktivis yang mengaku berjuang mempertahankan Islam.

Kita sering dikacaukan oleh ungkapan orang-orang yang tidak jelas asal-usulnya yang mengatakan, “Kita tidak akan maju jika kita selalu melihat kebelakang”. Ungkapan ini banyak difahami dengan keliru oleh sebagian orang, padahal maknanya tidak sebagaimana yang mereka fahami.

Kita lihat bangsa yang paling sombong setelah Israel yakni Amerika, mereka masih tetap belajar dari sejarah bahkan mereka sendiri mengklaim dirinnya sebagai bangsa yang paling pandai belajar dari sejarah. Sebagai salah satu contoh adalah pada saat perang Vietnam, Amerika mengalami kekalahan yang sangat telak dan memalukan, padahal lawan yang mereka hadapi adalah negara kecil yang masih baru bahkan negara yang sangat miskin. Dengan keadaan yang yang sangat miskin ini Amerika mengangap sepele Vietnam serta bertindak arogan dengan kekuatan militernya dan mesin-mesin termpurny yang sangat tangguh yang sudah teruji memenangkan perang  dunia ke-2. Akan tetapi kita lihat sejarah bagaimana akhir yang dialami Amerika, walaupun dengan kecurangan dan kekejian Amerika yang menghujani hutan-hutan Vietnam dengan herbisida sekaligus menyemprotnya dengan agen orange yang mematikan semua hewan dan merusak tanah dan dampaknya tidak ada tanaman yang mampu tumbuh pada tanah itu, akan tetapi ternyata kekalahan yang sangat memukul dialami Amerika,  jutaan tentara Amerika mati di belantara Vietnam.

Walaupun Amerika berusaha menutup-nutupi sejarah kekalahannya dengan membuat film dokumenter Rambo, I,2,3 akan tetapi, sejarah tidak dapat dilawan. Dunia tahu bahwa Amerika kalah perang. Sebagaimana dalam Al-quran yang Artinya “Betapa banyak umat yang sedikit mampu mengalahkan umat yang besar dengan seizin Alloh”. Inilah kenapa Amerika ketika menyerang negara kaum muslim yang nampak kecil dan lemah, Amerika tidak berani menghadapinya sendiri, Amerika selalu melibatkan negara-negara eropa dan beberapa negara Asia untuk sama-sama menyerang negara itu, padahal jika dilihat dari segi kekuatan militer dan persenjataan negara itu tidak ada apa-apanya dibanding Amerika, sebagimana terjadi di Afghanistan Irak dan sepertinya akan Palestina (semoga Alloh menghancurkan kaum Kuffar yang menopang Amerika dan sekutunya, melindungi kaum Muslimin dari makar-makarnya serta menyatukan kaum Muslimin diatas Sunnah).

Contoh yang lain adalah Jepang negara yang saat itu masih kecil tapi mampu dengan gemilang mengalahkan Rusia. Bagaimana jepang mampu bangkit setelah kehancuran yang luar biasa yakni hancurnya dua kota; Hirosima dan Nagasaki? Tentunya mereka bisa bangkit diantaranya belajar dari sejarah kemenangannya atas Rusia. Bahkan para panglima perang dan pengatur siasat, belajar dari sejarah peparangan demi peperangn, baik mengenai siasat, sarana, medan, adat budaya musuh (apakah termasuk bangsa kesatria ataukah bangsa pengecut) bahkan sampai pada perkara-perkara yang kecil disamping juga kekuatan musuh. Inilah mengapa kita perlu mempelajari sejarah. Bangsa yang sombong saja belajar dari sejarah, seharusnya kitalah Umat Islam yang lebih pantas belajar dari sejarah karena kita memiliki sejarah-sejarah yang agung dan mulia.

Ketika kaum salibisme melakukan pengrusakan dan memporak-porandakan negeri Islam pada saat perang salib, munculah tokoh-tokoh, seperti Ibnu Qudamah di bidang Ilmu Pegetahuan, dan ‘Imaduddin Zanki, Nuruddin Zanki serta Shalahuddin Al-Ayubi dalam jihad-semoga Alloh ‘Azza wa Jalla merahmati mereka semuanya-

Lantaran merekalah Alloh ‘Azza wa Jalla menyatukan umat (dari keterpecahannya), menolak tipu daya musuh, dan membersihkan bumi Islam dari kotoran musuh.

Ketika bangsa Tartar menyerang negeri-negeri Islam dan melakukan tindakan-tindakan brutal di Ibu Kota Khilafah, Baghdad, muncullah dari puing-puing reruntuhan itu para ulama yang berjihad di jalan Alloh ‘Azza wa Jalla. Mereka memperbaharui perkara dien umat tersebut melalui perdebatan dengan lisan dan perjuangan dengan pedang dan tombak, seperti Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah beserta muridnya: Ibnul Qayyim, Adz-Dzahabi, Ibnu Katsir dan lain-lain-semoga Alloh ‘Azza wa Jalla merahmati mereka semuanya-.

Ketika negeri Najd dipenuhi tradisi syirik dan bid’ah, yaitu pada abad ke XII dan sebelumnya, maka muncullah pada saat itu Syaikhul Islam Muhammad bin Abdul Wahhab, seorang pembaharu agama pada masanya. Ia tegak karena Alloh ‘Azza wa Jalla dan berdakwah menyeru kepada Tauhid, sehingga Alloh ‘Azza wa Jalla memenangkan Sunnah melalui kedua tangannya dan melalui lantarannya pula Alloh ‘Azza wa Jalla mengalahkan kesesatan syirik dan bid’ah.

Pada abad modern dewasa ini, ketika penjajahan lewat dua jalan, militer dan pemikiran, serta hendak menghancurkan umat hingga tidak tegak sedikitpun, dan menyangka telah berhasil dalam srateginya dan terealisir apa yang diidamkannya, maka muncullah kebangkitan yang penuh berkah, yang semerbak wanginya menyebar dan lenyaplah duka cita di seluruh penjuru dunia. Kita lihat para pemuda kaum Muslimin mulai bangkit termasuk di negeri kita.

Oleh sebab itu marilah kita bangkit ihkwah, marilah kita rebut lagi kemulyaan kita, mengapa kita masih bersantai-santai sementara ribuan Muslimat diperkosa, ribuan anak-anak, saudara-saudara kita di Checnya, Afghan, Irak, sebagian Indonesia dan Palestina, dibantai dengan keji oleh orang kafir baik dibantai secara langsung maupun secara ekonomi. Bahkan saudara-saudara kita di depan mata kita di Bantul dan Pangandaran hendak mereka murtadkan.

Sekarang bukan waktunya untuk bertengkar wahai saudaraku, sekarang saatnya kita bersatu, sebab kawan, yang kita hadapi adalah kekufuran yang mereka bersatu padu dan telah terstuktur dengan rapi dengan kekuatan media dan dana yang sangat kuat. Kembalillah pada Sunnah dan Aqidah yang benar tentu kita akan bersatu karena tidak ada ikatan yang paling kuat kecuali bersatu diatas Aqidah yang benar. Sulit sekali kita akan menang kecuali dengan persatuan. Dan persatuan antara kita tidak akan terjalin jika kita tidak kembali kepada sunnah dan aqidah yang benar karena aqidah yang benar (al-haq) adalah satu, selain itu adalah sesat. Dan merupakan sunnatullah di alam ini bahwa kebenaran dan kesesatan akan selalu bermusuhan dan tidak akan pernah bersatu selamanya. Ingatlah kawan, kita adalah umat yang mulia umat yang dipilih Alloh ‘Azza wa Jalla untuk memimpin dunia. Semua itu tentu tidak dapat diraih kecuali dengan bersunguh-sungguh.

(Sumber Rujukan: Al-Himmah Al-‘Aliyah Mu’awwiqatuha wa Muqawwimatuha karya Muhammad bin Ibrahim Al-Hamd)

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Pos-pos Terbaru

  • Komentar Terbaru

    Siwak Indonesia (@Si… di Keutamaan Bersiwak
    cara ziarah kubur se… di Cara Berziarah Kubur Sesuai De…
    Madrasah Aliyah Keju… di Dimanakah Hati Kita Berla…
    arianto (@suk_ari) di Cara Berziarah Kubur Sesuai De…
    nizhaambiq di Cara Berziarah Kubur Sesuai De…
  • Blog Stats

  • Serba Serbi Tautan


    Susu Kambing Halal
    Tutorial CMS
    MedicRoom
    Food & Drink
    Dede TD
    Global Mediator
    Business And Trade
    KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
    Religion Blogs - Blog Top Sites
    My Popularity (by popuri.us)
  • RSS Info Sehat

  • Arsip

  • %d blogger menyukai ini: