Dasyatnya….. Cinta!!!!

MediaMuslim.Info – “Cinta”, layaknya makanan pokok, istilah yang satu ini tidak pernah pudar sepanjang jaman. Selalu hadir dimanapun dan kemanapun kita berpaling. Betapa Dasyatnya Fitnah Cinta…. sehingga orang yang sedang dilanda cinta lazimnya akan terfokus untuk mendapatkan yang dicintainya. Akibatnya, tidak sedikit yang menjadi lalai dari mencintai Alloh serta Rasul-Nya.

Alloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman, yang artinya: “Patutkah kamu mengambil dia (iblis) dan turunan-turunannya sebagai wali selain daripada-Ku , sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (Alloh) bagi orang-orang yang zalim.” (QS: Al-Kahfi: 50).

Sesunguhnya seseorang yang bercita-cita tinggi tidak akan terpengaruh oleh cinta yang bisa menghalangi ketenangan, membuat tidur tidak bisa nyenyak, membuat bingung akal pikiran, dan bahkan bisa membuat gila. Betapa sering terjadi seseorang yang sedang dimabuk cinta menghabiskan harta dan mengorbankan jiwa serta kehornatannya demi yang dicintainya. Bahkan ia rela mengorbankan agama dan dunianya.

Cinta sanggup membuat tuan menjadi pelayan, dan penguasa menjadi budak. Anda lihat, banyak orang yang sudah terlanjur masuk dalam jerat cinta ingin keluar darinya. Akan tetapi, hal itu mustahil. Betapa banyak fitnah cinta yang menjebloskan orang-orang yang bersangkutan ke dalam Neraka Jahim, menjerumuskan mereka pada siksa yang sangat pedih, dan membuat nereka meneguk air nereka yang panas mendidih. Wallohu A’lam

(Sumber Rujukan: ‘Uluwwul Himmah, oleh Muhammad Ismail Al-Muqoddam; dan Lihat juga; Raudhat Al-Muhibbin wa Nuzhatul musytaqin, oleh Ibnul Qoyyim, hal 182-190; disarikan oleh Gani)

5 comments so far

  1. xatryajedi on

    assalamu’alayk warahmatullahi wabarakatuh.
    Dengan terlebih dulu menyatakan hormat dan apresiasi pada tulisan Anda, saya kira soalnya tak sesederhana itu.
    Sebelumnya mari kita samakan dulu persepsi dan istilah yang digunakan di sini. Tampaknya apa yang Anda sebut dengan cinta, bagi saya seharusnya disebut asmara. Maksudnya biar lebih spesifik, gitu. Sedangkan apa yang seharusnya disebut sebagai cinta adalah sesuatu yang sepenuhnya luhur, tulus, indah, dan suci.
    Orang yang mencinta takkan kecewa, beda dengan asmara. Seorang Ibu takkan kecewa ditinggalkan anaknya. Kendati sang Ibu telah menghabiskan segenap sumberdaya yang ada padanya demi membahagiakan anaknya.
    Sedih tentu iya, tapi tidak kecewa, apalagi benci. Inilah salah-satu yang membedakan cinta dengan asmara.
    Kedua istilah tersebut juga saya bedakan untuk menghindari kerancuan. Misalnya ketika orang United States bilang make love maka yang mereka maksudkan adalah getting sex. Padahal love isn’t that cheap.
    Namun fokus saya di sini adalah bahwa baik cinta, asmara, maupun hasrat seksual, sejatinya adalah fitrah. Orang dewasa atau baligh yang normal dianugerahi-Nya kecenderungan pada cinta, asmara, dan hasrat seksual. Jadi, saya menolak jika dikatakan bahwa asmara atau hasrat seks berasal dari Iblis. Tidak. Semua itu datang dari Allah, Sang Kasih itu sendiri.
    Hanya saja manusia perlu mengelola agar segenap anugerah itu tidak diselewengkan. Agar seseorang hanya menjalin asmara dan hasrat seks dengan suami atau isterinya sendiri, jangan dengan isteri atau suami orang lain.
    Pertanyaannya, bagaimana dengan para remaja yang belum bersuami-isteri?
    Orangtua tidak seharusnya menyalahkan remaja yang berpacaran selama orangtua itu sendiri nggak becus memfasilitasi kecenderungan fitriah putera-puteri mereka.
    Ini memang bukan soal sederhana. Di satu sisi, pacaran itu minimal hukumnya syubhat, atau bolehjadi, haram. Tapi mengharamkan tanpa menyediakan fasilitas / option yang halal adalah zalim.

  2. Penyuci Jiwa « 4w3z on

    […] Dasyatnya….. Cinta!!!! […]

  3. Taman Taqwa « 4w3z on

    […] Dasyatnya….. Cinta!!!! — 1 comments […]

  4. arsipmoslem on

    jazakallah

  5. […] (Sumber Rujukan: ‘Uluwwul Himmah, oleh Muhammad Ismail Al-Muqoddam; dan Lihat juga; Raudhat Al-Muhibbin wa Nuzhatul musytaqin, oleh Ibnul Qoyyim, hal 182-190; disarikan oleh Gani)https://arsipmoslem.wordpress.com/2007/05/21/dasyatnya-cinta/ […]


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Pos-pos Terbaru

  • Komentar Terbaru

    Siwak Indonesia (@Si… di Keutamaan Bersiwak
    cara ziarah kubur se… di Cara Berziarah Kubur Sesuai De…
    Madrasah Aliyah Keju… di Dimanakah Hati Kita Berla…
    arianto (@suk_ari) di Cara Berziarah Kubur Sesuai De…
    nizhaambiq di Cara Berziarah Kubur Sesuai De…
  • Blog Stats

  • Serba Serbi Tautan


    Susu Kambing Halal
    Tutorial CMS
    MedicRoom
    Food & Drink
    Dede TD
    Global Mediator
    Business And Trade
    KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
    Religion Blogs - Blog Top Sites
    My Popularity (by popuri.us)
  • RSS Info Sehat

  • Arsip

  • %d blogger menyukai ini: