Apakah Rasululloh Pernah Terkena Sihir? (2)

MediaMuslim.Info – Pada artikel sebelumnya telah dibahas mengenai hal ini secara ringkas. Dan untuk lebih meningkatkan pemahaman kita tentang masalah ini, maka merupakan sebuah kebaikan apabila kita juga mencoba memahami artikel ini yang merupakan penjelasan ulama mengenai perkara seputar Hadits tentang tersihirnya Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam.

Syaikh bin Baz rahimahullah menjawab pertanyaan seputar Hadits tentang tersihirnya Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam:

Ini benar adanya, terdapat dalam hadits yang shahih dan hal itu terjadi di madinah, tatkala wahyu telah turun (secara berangsur) dan telah tegak tonggak risalah (yang beliau sampaikan), telah tampak berbagai tanda kenabian Beliau shalallahu ‘alaihi wasalam dan kebenaran risalahnya, serta Alloh subahanahu wata’ala menolong nabi-Nya mengalahkan kaum musyrikin dan menghinakan mereka; seorang dari Yahudi yang bernama Labid bin Al-A’sham ingin mengganggu Beliau shalallahu ‘alahi wasalam. Dia pun membuat simpul sihir pada sisir, rontokan rambut, dan mayang kurma jantan, sehingga di bayangkan kepada beliau shalallahu ‘alaihi wasalam melakukan sesuatu terhadap keluarganya padahal ternyata tidak melakukannya. Namun tetap akalnya, perasaannya, dan pemahamannya terhadap Beliau shalallahu ‘alaihi wasalam beritakan kepada manusia tidaklah terganggu. Beliau shalallahu alaihi wasalam tetap memberitakan kepada manusia kebenaran yang telah Alloh subahanahu wata’ala wahyukan kepadanya, namun beliau shalallahu ‘alaihi wasalam merasakan sesuatu yang memberikan sebagian pengaruh dalam hubungannya dengan Istrinya, sebagaimana yang di katakan Aisyah radhiallahu anha bahwa di bayangkan kepada beliau shalallahu ‘alaihi wasalam melakukan sesuatu bersama keluarganya di rumah dan ternyata Beliau shalallahu ‘alaihi wasalam tidak melakukannya. Maka datanglah wahyu kepada Beliau shalallahu ‘alaihi wasalam dari Rabb-Nya subahanahu wata’ala melalui Jibril ‘alaihi salam mengabarkan apa yang telah telah terjadi pada Beliau shalallahu ‘alaihi wasalam. Diutuslah (sebagian sahabat) untuk mengeluarkan (simpul sihir) dari sumur milik salah seorang Anshar tersebut dan melenyapkan (pengaruh sihir )-nya, akhirnya hilanglah pengaruh tersebut. Alloh subahanahu wata’ala menurunkan kepada Beliau shalallahu ‘alaihi wasalam dua surat; almu’awwidzatain (al Falaq dan An-Nas, pen), Lalu Beliau shalallahu ‘alahi wasalam membacanya. Maka hilanglah setiap gangguan tersebut. Rasululloh shalallahu ‘alaihi wasalam bersabda, yang artinya: “Tidak ada seorang yang berita’awwudz yang menandingi keduanya”. (HR: Abu Dawud dari ‘Ugbah bin Amir dan dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih al-Jami’: 7949)

Dan (hal itu) tidaklah mengakibatkan sesuatu yang memudharatkan manusia, atau merusak risalah atau wahyu yang Beliau shalallahu ‘alaihi wasalam bawa. Alloh subahanahu wata’ala telah memeliharanya dari manusia atas sesuatu yang mencegah terhalanginya risalah yang Beliau bawa, atau tercegah dari menyampaikannya.

Adapun yang menimpa para rasul berupa jenis-jenis gangguan, Beliau shalallahu ‘alaihi wasalam pun tidak terpelihara darinya, hal itu pun menimpa Rasululloh shalallahu ‘alaihi wasalam. Diantaranya juga, terlukanya Beliau shalallahu ‘alaihi wasalam pada perang Uhud, kepala Beliau di Pukul dengan alat pelindung kepala hingga sebagian besinya masuk kedalam dua pipi Beliau shalallahu ‘alaihi waslam, serta terjatuh pada sebagian lubang yang terdapat di sana. Dan mereka (Rasululloh dan para sahabat) telah disempitkan kehidupannya sewaktu di Makkah.

Beliau shalallahu ‘alaihi wasalam mengalami sesuatu yang telah menimpa para rasul sebelumnya.Inilah Sunatullah, dengannya Alloh subahanahu wata’ala mengangkat derajat Beliau shalallahu ‘alaihi wasalam meninggikan kedudukannya, dan melipatgandakan kebaikan-kebaikannya. Namun Alloh senantiasa memelihara Beliau shalallahu ‘alaihi wasalam dari sisi bahwa meraka tidak mampu membunuhnya, dan tidak mampu mencegahnya menyampaikan risalah. Tidak satupun yang mampu menghalagi apa saja yang wajib beliau sampaikan, sungguh Beliau shalallahu ‘alaihi wasalam telah menyampaikan risalah, menunaikan amanah, mudah-mudahan shalawat dan salam Alloh subahanahu wata’ala senantiasa tercurah atas Beliau shalallahu ‘alaihi wasalam.

(Sumber Rujukan: Fatwa Syaikh bin Baz:1/6. Bab. Al-llaj Li Man bihi Sharf aw ‘Athf aw Sihr)

1 comment so far

  1. Cahaya Islam on

    Salam,
    Sangat setuju, apabila Rasulullah Saaw terkena sihir, itu mustahil. Hal ini menyebabkan terhalangnya wahyu dan mudharat bagi umatnya. Dan tidak mungkin hal-hal yang naif akan menimpa beliau.


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Pos-pos Terbaru

  • Komentar Terbaru

    Siwak Indonesia (@Si… di Keutamaan Bersiwak
    cara ziarah kubur se… di Cara Berziarah Kubur Sesuai De…
    Madrasah Aliyah Keju… di Dimanakah Hati Kita Berla…
    arianto (@suk_ari) di Cara Berziarah Kubur Sesuai De…
    nizhaambiq di Cara Berziarah Kubur Sesuai De…
  • Blog Stats

  • Serba Serbi Tautan


    Susu Kambing Halal
    Tutorial CMS
    MedicRoom
    Food & Drink
    Dede TD
    Global Mediator
    Business And Trade
    KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
    Religion Blogs - Blog Top Sites
    My Popularity (by popuri.us)
  • RSS Info Sehat

  • Arsip

  • %d blogger menyukai ini: